Selasa, 29 Juni 2010

Piano

Diposting oleh Ayu Aiueo di Selasa, Juni 29, 2010 0 komentar
Kali ini saya mau nulis tentang piano.
Ya, piano instrument yang saya sukai *nomor satu*
Sekarang sih, belum bisa main piano, masih belajar pakai keyboard.
Tapi nanti, pasti saya bisa menguasai piano *amienn*
Nah, mulai saja, nyok!



...



Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (16551731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York.

Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440.


Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dari Paris (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine - kediaman Pangeran Ferdinand de’Medici - inilah piano modern berakar.

Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.


Rangka untuk senar piano pertama menggunakan rangka kayu dan hanya dapat menahan tegangan ringan dari senar. Akibatnya, ketika pada abad XIX dibangun gedung-gedung konser berukuran besar, suara piano tadi kurang memadai. Maka, mulailah dibuat piano dengan rangka besi. Sekitar tahun 1800 Joseph Smith dari Inggris membuat suatu piano dengan rangka logam seluruhnya. Piano hasil inovasinya mampu menahan tegangan senar sangat kuat, sehingga suara yang dihasilkan pun lebih keras. Sekitar 1820, banyak pembuat menggunakan potongan logam untuk bagian piano lainnya. Pada 1822, Erard bersaudara mematenkan double escapement action, yang merupakan temuan tersohor dari yang pernah ada berkaitan dengan cara kerja piano.

Dalam perkembangannya, sebelum memiliki 88 tuts seperti sekarang, piano memiliki lima oktaf dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi dengan pedal. Semula pedal itu digerakkan dengan lutut. Namun, kemudian pedal kaki yang diperkenalkan di Inggris menjadi populer hingga sekarang.

Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad XIX dan XX. Tegangan senar, yangg semula ditetapkan 16 ton pada tahun 1862, bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven, dan bahkan Franz Liszt.





Sebuah perkembangan nyata di abad XX (berawal di tahun 1930-an) adalah kehadiran piano elektronik (atau piano listrik), yang didasarkan pada teknologi elektroakustik atau metode digital. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker.

Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya. Fitur itu tentu tidak ada sama sekali dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat MIDI, komputer, alat rekam; memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala; dan sebagainya.

(Taken from : wikipedia)



...




Tehnik Dasar bermain piano/keyboard


-> FINGERING (hand and finger forms, relaxation of arms & shoulders)
Latihan untuk fingering ini, ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard, posisi jari dan tangan kita saat bermain ada dalam posisi yang benar. Juga untuk bentuk jari-jari kita saat bermain di atas tuts piano atau keyboard ada dalam posisi sempurna. Latihan jari ini mencakup Tangga Nada dan Cadence.

-> TOUCHING (touch of the notes, legato-staccato, phrasing, dynamics and expression)
Latihan untuk touching ini ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard. Kita mengerti interpretasi kita dalam bermain music. Gak cuman yang sekedar bermain music, tapi music itu yang harus keluar dari hati kita. Kita mengetahui dimana kita harus bisa maen keras atau lembut. Bermain dengan ada tekanan atau nyambung atau putus-putus dan atau dengan aksen yang tepat. Ada dinamika, feeling dan ekspresi.

-> RHYTHM dan TEMPO
Latihan untuk rhythm and tempo ini ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, ini mencakup untuk semua instrument. Baik sebagai pemain drums, bass, guitar, percussions atau juga piano dan keyboard. Kita perlu mengetahui harga notes, ketukan & rhythm pattern. Kita perlu tau juga tentang tempo yang benar.

Rhytmic dalam bermain music (comping). Ada soul atau groove dalam bermusic. Harus ada “nyawa” dalam kita bermain dalam 1 band. Kita harus tau juga tentang TIME SIGNATURE (lagu itu dimainkan dalam ketukan 2/4, ¾, 4/4, 3/8, 6/8 etc)

-> HARMONY (chords progression, voicing and accompaniment)
Latihan untuk harmony ini ditujukan untuk supaya kita bisa lebih kaya dalam mengembangkan pola chords yang kita pakai dalam sebuah lagu. Mengembangkan juga bunyi yang dihasilkan dari chords yang kita mainkan.

Dan juga untuk memperluas cara kita bermain dalam konteks kita mengiringi seorang penyanyi atau jemaat. Karena dengan kita bermain dalam harmonisasi yang bagus, maka akan tercipta suatu kesatuan yang baik. Dengan mempunyai pengetahuan harmoni yang baik, kita dapat membuat aransemen yang pasti bisa lebih enak. Mengetahui posisi kita sebagai musisi, lebih sebagai pengiring!

-> READING
Latihan ini lebih ditujukan untuk mereka yang belum bisa membaca not balok atau combo partitur. Diharapkan mereka di kemudian harinya bisa untuk membaca partitur not balok atau combo part. Mereka mengenal Treble Clef (kunci G) dan Bass Clef (kunci F). Mereka mengetahui tentang KEY SIGNATURE (ada berapa sharp (#) atau flat (b) lagu itu dimainkan). Dengan kita melihat tanda-tanda tersebut dengan sendirinya kita sudah tau kalau lagu itu dimainkan di tangga nada apa. Jelas itu akan sangat mempermudah kita dalam bermusik.

(Taken from http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=53552)




...




Nah, segini aja dulu kali, ya, yang bisa saya bahas.
Besok-besok bisa share yang lain lagi. Makasih sudah mampir! sengihnampakgigi

Jumat, 25 Juni 2010

Nggak Penting, tapi Baca!

Diposting oleh Ayu Aiueo di Jumat, Juni 25, 2010 1 komentar
Hoi hoi ..
Kembali lagi dengan saya, si penulis yang baik hati, dan rajin menabung.. *hehe
Aku pengen nge-post tapi nggak tahu mau nge-post apaan..
Hhhh.. Bingung yak!

Ohya, ada yang suka bikin cerita nggak?
Bisa novel, cerpen or cerbung juga bisa..
aku juga suka bikin cerbung ma cerpen lho!

Kalau mau, aku bisa bagi-bagi cerpen dan cerbung buatanku. Tapi kalian juga bagi-bagi cerita punya kalian, ya! Jadi kayak tuker-tukeran gitu, deh.
Kalau mau, kirim ke emailku aja!
Eh, nggak cuma cerita doang, ding.
Kalau ada info tentang buku-buku bagus buat dibaca, bisa tukeran info tuh! Lumayan kan.. Hihi

Nih, alamat emailku. Terserah mau ngirim ke yang mana.

Asal jangan ngirim spam aja, hehe sembah
sharietta_cute@yahoo.co.id
ayu.alaska@yahoo.co.id

Ohya, nggak cuma kirim-kiriman cerita aja, lho!
Kali-kali kita bisa tukeran biodata. Lumayan lah, sambil cari temen baru. sengihnampakgigi
Dijamin emailnya saya balas, dah!

Bagi yang pengen kenal lebih dekat atau sekedar tanya jawab dengan penulis yang ngegemesin ini *cuih amit-amit* bisa ninggalin jejak tulisan alias komentar di blog ini, or bisa add ke fb dan plurk saya.. *promosi lagi-lagi hehe*

Sekali lagi jangan ngirim spam, lho! Saya tuh suka sebel sama orang yang sukanya nge-spam blog dan email.. Kayak nggak ada kerjaan aja! *curcol dikit yaa* dan saya jadi punya niat buat ngebalas kelakuan si spamer itu, yang sayangnya nggak kesampaian, saya kan baik hati nan rajin menabung jadi saya tahan aja deh balas dendamnya.. angel




.........




Sekian dulu postingan nggak penting dari penulis yang -sekali lagi- baik hati nan rajin menabung, kapan-kapan bisa disambung lagi..
Sankyu sudah mau mampir sejenak! http://www.cute-smiley.com

Kamis, 24 Juni 2010

Edit Edit

Diposting oleh Ayu Aiueo di Kamis, Juni 24, 2010 0 komentar
Ada editan nih..
Sederhana semua, dan all dari editanku itu untuk Siviaholic .. Hihi
Gapapa lah, yang penting edit edit..













==> yang ini aku fokus ke Sivia-nya encem



==> kalau yang ini bukan aku yang ngedit, tapi Novira yang baik hati dan rajin menabung.. hihihi.. numpang pasang logonya ya Nov! peace abis keren banget, sih!




______________________





Oya, kemarin baru di opname di RS pekalongan..
Hiks.. Kagak bisa ikut kemah deh! *kangen anak-anak ALASKATUB yang gila*
Tapi gapapa lah, yang penting sembuh dulu..


Oke, sudahi dulu posting hari ini..
Kalau ada saran bisa tinggalin komen..
Makasih yang udah mampir ke blog saya! choc
Jangan lupa add FB dan Plurk saya ya! *hehe*
Sampai jumpa! :wave:

Kamis, 10 Juni 2010

Majalah Bobo

Diposting oleh Ayu Aiueo di Kamis, Juni 10, 2010 2 komentar
Hai hai hai hai hai hai hai *gaje,,* tumbuk
Ada pengetahuan mau lewat nih.. Baca ya!



=====

Majalah Bobo terbit pertama kali pada tanggal 14 April 1973. Cikal bakal majalah ini adalah halaman anak-anak di Harian Kompas. Atas prakarsa Bapak PK Ojong bersama Bapak Jakob Utama, pendiri Kompas, halaman anak-anak ini dikembangkan menjadi majalah anak-anak. Bekerja sama dengan Majalah Bobo Belanda, pengasuh halaman anak-anak Kompas kemudian membuat Majalah Bobo Indonesia.

Pada mulanya Majalah Bobo terdiri dari 16 halaman kertas koran. Majalah Bobo adalah majalah anak-anak pertama yang berwarna di Indonesia. Sebagian isinya berasal dari bahan-bahan di Majalah Bobo Belanda yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sebagiannya lagi meneruskan rubrik dari halaman anak-anak Kompas. Bapak Adi Subrata dan Ibu Tineke Latumeten lah yang pertama-tama mengasuh majalah anak-anak ini.

Kini isi Majalah Bobo seluruhnya dibuat dan dikerjakan oleh staf redaksi Bobo Indonesia. Isi dan penampilannya pun semakin bervariasi. Hanya nama dan karakter tokohnya tetap Bobo.

Majalah Bobo bervisi ikut mencerdaskan bangsa dengan memberi bacaan yang menghibur, sehat, dan bermanfaat dalam tumbuh kembang anak. Misi Majalah Bobo adalah menemani anak dalam bermain dan belajar. Membantu anak dalam mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas. Mengajak anak berpikir logis dan bernalar. Peka terhadap sesama. Menghargai keragaman dan hidup yang bermartabat.

Sambutan hangat dan meluas dari pembaca membuat Majalah Bobo menjadi majalah anak yang terdepan.
Walaupun gaya dan penampilannya selalu berbeda mengikuti perkembangan zaman, visi dan misi Majalah Bobo tetap sama. Majalah Bobo selalu mengutamakan menjadi teman bermain dan belajar anak. Dan selalu tampil aktual dalam menyambut masa yang datang. Sesuai dengan moto: Teman Bermain dan Belajar.



NB : dari berbagai sumber



========




Ngomong-ngomong, dari aku TK aku udah baca BOBO lho!
Sekarang udah SMP, hihi.. Info, pengetahuan dari BOBO selalu up to date deh pokoknya!
Hmm.. Gimana sejarahnya blog PENULIS CILIK ini ya?
Lain kali aja dibahasnya! Masih UKK nih.. Hihi happy




Ohya, mau mosi-mosi bentar.. diam
Add FB aku ya! klik aja eFBe Ayyu Si Penulis Cilik
atau bisa add PLURK aku. Klik : The Little Writer's Plurk (kalau pagenya nggak bisa dibuka, coba deh, klik box PLURK yang ada di samping kanan blog.)
Maaf TWITTERnya nggak pernah kubuka.. Males sih.. Hehe :blush:
 

Gemini Jurnal's Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review